Berita

Anggota Komisi III DPR Cucun Ahmad Syamsurijal/Net

Politik

Diisi Nama Beken, Komisi III DPR Optimis Dewas KPK Kerja Optimal

JUMAT, 20 DESEMBER 2019 | 21:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Komisioner dan Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023.

Anggota Komisi III DPR Cucun Ahmad Syamsurijal meyakini KPK akan mampu bekerja lebih baik dalam melakukan pencegahan korupsi di Indonesia.

“Kami mengucapkan selamat bekerja kepada para komisioner dan Dewas KPK yang hari ini dilantik Presiden Jokowi. Kami berharap komisioner dan Dewas KPK mampu bekerja sesuai dengan koridor yang diberikan oleh Undang-Undang Pemberantasan Korupsi,” ujar Cucun kepada, Jumat (20/21).


Dia menjelaskan para komisioner baru KPK merupakan orang-orang dengan pengetahuan hukum yang mumpuni. Selain itu para komisioner mempunyai pengalaman lapangan dalam bidang penegakan hukum.

“Kombinasi antara pengetahuan dan pengalaman ini akan sangat berguna dalam menangani pencegahan tindak pidana korupsi,” katanya.

Di samping kemampuan para komisioner, politisi PKB ini juga semakin optimistis karena kerjasama dengan Aparat Penegak Hukum (APH) lainnya akan lebih sinergi untuk masa depan pemberantasan korupsi di Indonesia.

Dewas KPK diisi nama-nama beken, yakni Tumpak H Pangabean, Artidjo Alkautsar, Albertina Ho, Harjono, dan Syamsudin Haris selama ini dikenal public dengan integritas tinggi.

“Kami melihat kombinasi antara Komisioner dan Dewas KPK ini sebagai tim yang saling melengkapi sehingga KPK akan semakin solid dalam mencegah tindak pidana korupsi,” pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya