Berita

Pelaksana tugas (Plt) Jurubicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah/RMOL

Politik

Kemlu: Kritik OKI Pada Kuala Lumpur Summit Tidak Compatible

JUMAT, 20 DESEMBER 2019 | 17:16 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Organisasi Kerjasama Islam (OKI) mengkritik forum pertemuan, Kuala Lumpur Summit yang masih diselenggarakan saat ini. Menurut Sekretaris Jenderal OKI Yousef al-Othaimeen, KL Summit akan memecah belah Islam karena berusaha menyaingi OKI.

Menanggapi hal ini, Menteri Luar Negeri Retno Masudi mengatakan, tidak seimbang bila OKI dibandingkan dengan KL Summit.

Penegasan Menlu Retno itu sebagaimana disampaikan kembali oleh pelaksana tugas (Plt) Jurubicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah sebagai ketika ditemui di kantor Kemlu, Jalan Pejambon, Jakarta, Jumat (20/12).


"Saya hanya mengulang statement yang disampaikan Bu Menlu bahwa OKI itu merupakan salah satu badan yang bersifat inklusif, dengan demikian lebih memiliki kapasitas untuk menyuarakan kepentingan negara-negara muslim di dunia," ujarnya.

Menurutnya, sulit bila mengomentari KL Summit karena dari segi proses, program, dan lainnya dikelola oleh Non-Government Organization (NGO)

"Jadi memang tidak compatible antara KL Summit dengan OKI," terang Teuku.

Indonesia melihat OKI sebagai badan yang bisa memenuhi kepentingan negara-negara ASEAN, khususnya Islam.

Meski demikian, Indonesia mengapresiasi KL Summit. Salah satu hal nyatanya adalah hadirnya Menlu Retno saat pembukaan sebagai representasi pemerintah.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya