Berita

Ahmad Muzani/Net

Politik

Kursi Wagub DKI Berdebu, Elite Gerindra Segera Temui Presiden PKS

JUMAT, 20 DESEMBER 2019 | 14:44 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kursi wakil gubernur DKI Jakarta berdebu. Pasalnya, kursi tersebu masih kosong sejak ditinggalkan Sandiaga Uno yang maju di Pilpres 2019 lalu.

Polemik kursi ini masih menyisakan perdebatan panjang antara PKS dan Partai Gerindra sebagai partai pengusung pasangan Anies-Sandi di Pilkada DKI 2017.

PKS mengklaim kursi kosong itu adalah miliknya. Sementara Gerindra, mengajukan empat nama karena nama yang diajukan PKS tak kunjung diproses sehingga Anies Baswedan berjalan sendiri.


Soal kondisi terkini, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani memastikan kursi kosong itu akan terisi pada awal tahun depan.

"Januari kan katanya mau dipilih," ujar Muzani di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (20/12).

Muzani mengatakan bahwa awalnya memang kursi wagub akan diberikan pada PKS. Tetapi, Gerindra menganggap PKS terlalu lama mengulur waktu.

"Kita sudah lama serahkan pada PKS, kan setahun lebih proses itu berlangsung, saya sore nanti akan bertemu Pak Sohibul," katanya.

Soal rencana bertemu Sohibul, Muzani enggan menyebut akan membahas apa. Bahkan, lokasi pertemuan pun masih dirahasiakan.

"Tahu dia (Sohibul) belum ngasih tahu tempatnya," demikian Wakil Ketua MPR RI ini.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya