Berita

Ahmad Muzani/RMOL

Politik

Ahmad Muzani: Semoga Dewan Pengawas Selaras Dengan Firli Dkk

JUMAT, 20 DESEMBER 2019 | 13:58 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Joko Widodo bakal melantik lima Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi. Pelantika dijadwalkan sore ini di Istana Merdeka, Jakarta.

Informasi yang beredar, lima Dewas KPK yang akan dilantik itu adalah, Taufiqurrahman Ruki, Harjono, Artidjo Alkostar, Syamsuddin Haris, dan Albertina Ho.

Wakil Ketua MPR RI Ahmad Muzani tidak mau banyak berkomentar soal nama-nama yang beredar sebagai Dewas KPK.


"Itu yang pertama wewenang Presiden," ujar Muzani di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (20/12).

Muzani hanya sedikit memberikan penilaian. Baginya, tiga nama yang sudah diumumkan oleh Presiden Joko Widodo adalah nama-nama yang baik. Yaitu,  Artidjo Alkostar, Albertina Ho dan Taufiequrachman Ruki.

"Dari nama-nama yang disebut oleh Presiden, saya kira nama-nama yang baik untuk memberikan kepercayaan yang lebih tinggi kepada KPK," katanya.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra ini berharap para jajaran Dewas dapat bersinergi dengan baik bersama pimpinan KPK di bawah kepemimpinan Firli Bahuri dkk dalam menjalankan tugas.

"Kami berharap kan nama-nama itu bisa menjadi satu kesatuan dengan nama-nama komisioner KPK yang telah dipilih oleh DPR," tutup Muzani.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya