Berita

Tiga sepeda sayembara kasus Novel Baswedan/RMOL

Politik

Jelang Pergantian Pimpinan KPK, Tiga Sepeda Sayembara Kasus Novel Baswedan Kembali Mejeng

JUMAT, 20 DESEMBER 2019 | 12:23 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tiga unit sepeda sayembara untuk diberikan kepada pihak yang mampu mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, kembali mejeng di depan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Ketiga unit sepeda itu kembali dipajang di hari pergantian pimpinan KPK, Jumat (20/12).

Salah satu sepeda tersebut merupakan pemberian dari Wakil Ketua KPK Saut Situmorang. Saut menghibahkan sepeda gunung lengkap dengan helmnya kepada Wadah Pegawai (WP) KPK pada 2 Juni 2019 lalu.


Sepeda gunung tersebut merupakan sepeda terbaik yang Saut punya.

Sepeda itu dia relakan diberikan kepada pihak yang berani mengungkap hal kejujuran, kebenaran dan keadilan terhadap kasus Novel.

Selain itu, dua sepeda lainnya diberikan oleh dua pihak yang berbeda, sepeda om telolet kecil berwarna merah muda lengkap dengan keranjang dihibahkan dari PP Muhammadiyah. Sedangkan sepeda berwarna hitam dan merah bertipe BMX berasal dari WP KPK.

Sayembara berhadiah sepeda itu digelar oleh WP KPK pada peringatan 16 bulan kasus Novel Baswedan, tepatnya pada 27 Juli 2018.

Ketiga unit sepeda tersebut sempat tidak terlihat di depan Gedung Merah Putih KPK, namun di hari pergantian pimpinan KPK hari ini, ketiga unit sepeda tersebut kembali dipajang.

Lima Komisiner KPK yang akan dilantik adalah: Firli Bahuri (ketua) dan empat wakil ketua yakni Nawawi Pomolango, Lili Pintauli Siregar, Nurul Ghufron dan Alexander Marwata.

Adapun lima Dewan Pengawas (Dewas) KPK akan dumumkan hari ini dan langsung dilantik bersamaan dengan komisiner KPK.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya