Berita

Adi Prayitno/RMOL

Politik

Dewas KPK Katanya "Wow", Pengamat: Sekarang Zamannya Pembuktian

JUMAT, 20 DESEMBER 2019 | 11:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisioner bersama Dewan Pengawas (Dewas) KPK periode 2019-2023 akan dilantik, di Istana Negara Jakarta, Jumat siang (20/12).

Lima Komisiner KPK yang akan dilantik: Firli Bahuri (ketua) dan empat wakil ketua yakni Nawawi Pomolango, Lili Pintauli Siregar, Nurul Ghufron dan Alexander Marwata.

Adapun lima Dewas KPK akan dumumkan hari ini dan langsung dilantik.


Keberadaan Dewas KPK yang ditunjuk langsung oleh Presiden Joko Widodo diharapkan memiliki fungsi sebagai jabatan baru di lembaga antirasuah. Karena itu kelima orang itu mesti membuktikan kinerja.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (20/12).

"Jangan sampai Dewas KPK hanya pajangan yang tak memiliki peran strategis dalam pemberantasan korupsi. Sekarang sudah enggak zaman heboh atau wow, tapi zaman pembuktian," kata Adi.

Lebih lanjut, Adi menyatakan, Dewas dan Komisioner KPK periode baru itu sedianya harus lebih baik dari komisioner KPK periode sebelum-sebelumnya.

"Tunjukkan dengan bukti bahwa KPK dan Dewas baru bisa melampaui kinerja KPK sebelumnya. Apalagi KPK yang baru ini di bawah kecurigaan publik soal itu pelemahan KPK," demikian Adi.

Menko Polhukam Mahfud MD sebelumnya sempat menyebutkan, nama-nama Dewas KPK yang bakal diumumkan bakal 'wow'. Tokoh yang akan menjadi Dewas KPK disebut Mahfud memiliki rekam jejak yang bagus.

"Iyalah, artinya kita akan bilang wow, bagus-bagus nih," kata Mahfud di kantor Wapres, Jalan Veteran III, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis kemarin (19/12).

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya