Berita

Dradjad Wibowo/Net

Politik

Trump Lengser Sekalipun Nggak Ngaruh Ke Ekonomi Indonesia

KAMIS, 19 DESEMBER 2019 | 16:01 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Perekonomian Indonesia tidak akan terkena dampak dari pemakzulan Presiden Amerika Serikat Donald Trump oleh DPR AS. Sebab, letak dari masalah ekonomi Indonesia bukan pada kondisi global.

Begawan ekonomi Dradjad Wibowo mengatakan, selama ini pemerintah memang kerap mengkambinghitamkan kondisi global, khususnya perang dagang Amerika Serikat dan China. Padahal, masalah ekonomi itu ada di domestik

“Ada masalah besar domestik yang menjadi penyebab struktural dari pembengkakan defisit,” jelasnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (18/12).


Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN itu mengurai, masalah ekonomi domestik yang dimaksud adalah kegagalan peningkatan produksi domestik di banyak sektor, termasuk pertanian dan pangan.

“Kurangnya kebijakan yang pro industri dalam negeri, lemahnya daya saing, dan ketergantungan berlebihan terhadap ekspor komoditas,” tambahnya.

Jika kondisi domestik Indonesia seperti itu, ekonomi Amerika menanjak sekalipun tidak akan berpengaruh pada nasib bangsa. Begitu juga saat negeri Paman Sam itu mengalami kolaps.

“Karena itu, sangat krusial bagi pemerintah memperbaiki masalah struktural domestik di atas. Trump lengser atau tidak, nggak ngaruh buat kita selama masalah di atas tidak diperbaiki,” tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya