Berita

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil/Net

Politik

Gubernur Jabar Harus Ikut Tanggung Jawab Atas Longsor Di Soreang

KAMIS, 19 DESEMBER 2019 | 12:54 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) di bawah pimpinan Gubernur Ridwan Kamil harus ikut bertanggung jawab atas terjadinya bencana longsor di Sadu, Soreang, di awal pekan ini.

Pasalnya, berdasarkan hasil laporan longsor di kawasan tersebut disebabkan proyek galian C. Di mana izinnya diterbitkan Pemprov, yang tentu atas sepengetahuan Ridwan Kamil.

Demikian disampaikan Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung, Yanto Setianto, saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (19/12).


Lanjut Yanto, pihaknya akan mengirim surat agar persoalan ini bisa segera ditindaklanjuti jajaran Pemprov Jawa Barat, baik oleh Gubernur atau instansi yang terkait.

“Kami juga pertanyakan prosedural izinnya tentang galian C. Kok bisa (Pemprov Jabar) semudah itu memberikan izin di lokasi yang bisa berdampak longsor,” ungkap Yanto, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Sesuai catatan Yanto yang juga salah satu legislator petahana, sudah dua kali longsor terjadi di lokasi tersebut. Bahkan kejadian pertama sempat merenggut korban jiwa.

“Sekarang (jelang akhir 2019) terjadi lagi longsor. Kami juga minta Pemkab Bandung berani menolak galian yang bisa merusak alam dan membahayakan warga,” tegasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya