Berita

Pemakzulan Donald Trump tak berdampak bagi Indonesia/Net

Politik

Pengamat: Pemakzulan Donald Trump Tidak Berdampak Apa-apa Bagi Indonesia

KAMIS, 19 DESEMBER 2019 | 10:17 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi dimakzulkan oleh parlemen Amerika Serikat, Rabu malam (18/12) waktu setempat. Sebanyak 230 orang anggota dewan sepakat memakzulkan Trump, 197 orang menolak.

Pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing mengatakan, pemakzulan Donald Trump tidak akan berpengaruh Indonesia.

“Pemakzulan tersebut tidak begitu berpengaruh bagi Indonesia, maupun relasi internasional dan ekonomi,” kata Emrus saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (19/12).


Menurutnya, Amerika telah memiliki sistem pemerintahan yang kuat dan dibangun dengan baik sehingga tidak berpengaruh terhadap relasi internasional meski presidennya dimakzulkan oleh parlemennya sendiri.

“Karena sistem di Amerika sudah terbangun (baik), sehingga baik dari segi relasi internasional maupun ekonomi tidak akan akan berpengaruh,” imbuhnya.

Terkait perang dagang antara AS dan China yang berdampak pada stabilitas ekonomi dunia, Emrus juga berpandangan hal itu tak akan berdampak bagi Indonesia saat Trump dimakzulkan.

“Dengan kata lain terjadi perang dagang, saya kira ada titik temu. Relasi internasional antarnegara tidak akan berpengaruh, perang dagang itu terjadi ke depan,” tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya