Berita

Hinca Pandjaitan/Net

Politik

Simpulan Sekjen Demokrat Usai Bedah Omongan Jokowi Soal Jiwasraya

KAMIS, 19 DESEMBER 2019 | 07:46 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Polemik Jiwasraya yang merugi hingga puluhan triliun turut memicu ketegangan antara Presiden Joko Widodo dan pendukung Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Hal itu terjadi tidak lepas dari pernyataan Jokowi saat berkunjung ke Balikpapan, Kalimantan Timur,  Rabu (18/12) lalu.

Kepada wartawan, Jokowi menyebut bahwa masalah di Jiwasraya sudah terjadi sejak 10 tahun lalu. Tepatnya, sejak SBY memimpin negeri ini.


“Ini persoalan yang sudah lama sekali, 10 tahun yang lalu. Problem ini yang dalam tiga tahun ini kita sudah tahu dan ingin menyelesaikan masalah ini,” kata Jokowi.

Politisi Demokrat geram dengan pernyataan Jokowi itu. Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan bahkan membedah kalimat yang terucap dari mulut mantan walikota Solo tersebut.

Ada tiga kesimpulan yang didapat Hinca. Pertama, persoalan Jiwasraya disebut Jokowi sebagai masalah yang sudah lama. Kedua, pemerintah sudah tahu akar masalah kerugian Jiwasraya sejak tiga tahun terakhir.

“Ketiga, “ingin” menyelesaikan masalahnya,” kata Hinca dalam akun Twitter pribadinya.

Usai membedah, Hinca menyampaikan kesimpulannya pada Jokowi. Hinca menilai persoalan bangsa akan selalu ada sampai kapanpun. Untuk itu, bangsa Indonesia butuh pemimpin yang memang bisa menyelesaikan setiap masalah.

“Bukan hanya “ingin” dan “menyalahkan sejarah”,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya