Berita

Gibran Rakabuming Raka saat mendaftar bakal calon walikota Solo ke DPD1 Jateng/Net

Politik

Nekat Maju Pilwakot Solo, Gibran Ngacak-ngacak Sistem Kaderisasi PDIP

KAMIS, 19 DESEMBER 2019 | 06:15 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Putera pertama Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka tetap keukeuh mencalonkan diri sebagai bakal calon walikota Solo.  Pada Kamis (12/12/) lalu dia mendaftarkan dirinya ke DPD 1 Jawa Tengah.

Sebelumnya, DPC Solo sudah menetapkan Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa sebagai pasangan yang akan menjadi calon walikota dan wakil walikota Solo di Pilkada Solo 2020 mendatang.

Direktur Eksekutif Periskop Data, Muhamad Yusuf Kosim mengatakan, keputusan nekat Gibran maju di Pilkada Solo dapat merusak sistem kaderisasi PDI Perjuangan. Kata Yuko, sistem kaderisasi PDIP yang berjalan dengan sangat baik salah satunya adalah di Kota Solo.


"Gibran ini ngacak-ngacak partai banteng, pola kaderisasi yang terjadi di PDIP saat ini di Solo sangat solid. Sampai saat ini sudah tertata dengan baik. Sistem merit yang ada di PDIP Solo akan hancur," kata yuko kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (19/12).

Lebih lanjut Yuko menganalisa, meski nantinya didukung penuh oleh DPP PDIP melalui Megawati Soekarnoputri, dukungan politik ke Gibran tetap akan berkurang.

Yuko memprediksi, meski seluruh kader PDIP Solo tidak akan ada yang melawan ketua umumnya, dukungan politik di tingkat bawah tidak akan maksimal.

"Akan terjadi konflik di bawah, DPC punya calon sendiri, kalau konflik karena memaksakan diri sebagai Walikota Solo akan repot. tidak akan ada backup dari DPC. mereka itu akan ikut tapi nggak akan jalan, tidak ada dukungan politik di tigkat bawah," tandas Yuko.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya