Berita

Arief Poyuono/Net

Politik

Ekonomi China Merosot, Rupiah Bisa Anjlok 19.900 Per Dolar AS

RABU, 18 DESEMBER 2019 | 17:39 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Laju ekonomi China akan merosot di bawah angka 6 persen pada tahun depan. Kondisi itu akan berpengaruh pada negara-negara yang bergantung pada negeri Tirai Bambu seperti Indonesia.

Baca: Ekonomi China Diprediksi Nyungsep Di Bawah 6 Persen, Gimana Nasib Indonesia?

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono mengingatkan kondisi ini bisa membuat komoditas ekspor Indonesia ke China makin melorot.


“Bisa mencapai 30 persen penurunannya, sementara impor kita akan terus membengkak terutama impor migas,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (18/12).

Tidak hanya itu, kemerosotan ekonomi China juga akan berdampak pada nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Bahkan prediksinya, rupiah bisa anjlok ke angka 19.900 per dolar AS.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dipatok di 5,1 persen akan terealisasi hanya sekitar 4,1 persen,” tegasnya.

Pengangguran, sambung Arief, akan membludak dan diprediksi meningkat dari 5,2 persen menjadi 8,9 persen.

“Yang sudah jalan bisa berhenti dan yang baru tidak ada pembiayaan dari China,” tutur ketua umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu itu.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya