Berita

Natalius Pigai/Net

Politik

Natalius Pigai: Cantumkan Nama Seenaknya, Menteri Suharso Monoarfa Tidak Beretika!

SENIN, 16 DESEMBER 2019 | 18:24 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tokoh nasional asal Papua Natalius Pigai tidak diberi tahu masuk dalam daftar sebagai peserta Konferensi Pembangunan Papua (Papua Development Summit 2019) dengan tema "Sumber Daya Manusia (SDM) Papua Unggul Menuju lndonesia Maju".

"Tolong sampaikan bahwa Kepala Bappenas (Anda), mengadakan Konferensi Pembangunan Papua secara tidak etis dan ilegal. Anda harus tahu bahwa kita ini orang-orang yang prominent baik di Papua dan di Indonesia," kata Natalius kepada Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa lewat surat elektronik, Senin (16/12).

Dalam undangan Menteri Suharso Monoarfa tersebut, konferensi akan diselenggarakan pada 17 Desember 2019, di JW Marriott Hotel Jakarta, Kuningan, Jakarta Selatan.


Jelas Natalius, cara dan gaya Plt Ketua Umum PPP itu mencantumkan nama-nama undangan khususnya kepada dia, dan diedarkan secara luas tanpa pemberitahuan dan mengkonfirmasi terlebih dahulu, menujukkan sang menteri dan jajaran tidak punya etika, moral dan adab.

"Saya tegaskan undangan Anda sebagai Kepala Bappenas adalah undangan ilegal, tidak etis dan tidak legitimate," tegasnya.

Natalius menambahkan, selain undangan yang tidak sah, juga mustahil dia hadir hanya untuk mendengar omong kosong belaka.

Masih kata Komisioner Komnas HAM itu, lebih baik dia jalan-jalan ke kampus-kampus dari pada mendengarkan konferensi "tong kosong nyaring bunyinya".

"Maaf Pak, saya road show dari kampus ke kampus di seluruh Indonesia dan lebih dihormati jutaan orang, seperti tanggal yang sama (17 Desember), saya akan memberi kuliah umum di Univeritas Muhamadiyah Malang," ucapnya.

"Jadi, saya ingin Anda dan jajarannya belajar beretika dan sopan dan santun," tutup Natalius mengakhiri komentarnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya