Berita

Lobster/Net

Politik

Selama Nelayan Sejahtera, Golkar Siap Dukung Kebijakan Menteri Edhy

SENIN, 16 DESEMBER 2019 | 15:40 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Politisi Golkar Robert J Kardinal menyambut baik wacana Menteri KKP Edhy Prabowo untuk membuka keran ekspor benih lobster.

Dengan catatan, menteri dari Partai Gerindra itu bisa memastikan kebijakan yang diambil menguntungkan bagi para nelayan.

“Kalau dampaknya bisa dirasakan bagi para nelayan, saya setuju, kalau tidak ya jangan,” ujar anggota Komisi IV kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (16/12).


Terpenting, Menteri Edhy harus mendata nelayan yang merasa kesulitan untuk melakukan ekspor. Setelah itu, mereka diberikan bimbingan oleh KKP melalui dinas kelautan di daerah.

“Jadi dihitung sudah berapa banyak nelayan yang berhasil ekspor. Nanti untuk dilakukan pengawasan oleh KKP, Dinas di kabupaten kota,” katanya.

Penutupan keran ekspor sendiri telah memunculkan penjualan melalui pasar gelap atau black market. Penjualan itu membuat negara mengalami kerugian karena tidak mendapat devisa.

Sementara penutupan ekspor benih lobster kerap dikeluhkan para nelayan. Sebab, mereka tidak memiliki sarana cukup untuk bisa menangkarkan benih hingga menjadi siap pakan. Alhasil, banyak nelayan merugi lantaran benih tersebut mati sebelum dijual.

“Kalau saya selama nelayan sejahtera, kebijakan apapun akan saya dukung. Yang penting nelayan harus langsung mendapatkan manfaatnya jangan korporasi,” tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya