Berita

Foto:RMOL

Politik

DPR Kuliti Data Kemenkeu Dan Kementan Yang Tidak Sinkron Soal Kelapa Sawit

SENIN, 16 DESEMBER 2019 | 14:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Rapat dengar pendapat Komisi IV DPR dengan Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian dan Dirjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan sempat membuat tegang Dirut Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit Dono Bustami.

Pasalnya, pimpinan rapat Wakil Ketua Komisi IV DPR Budi Satrio Djiwandono melihat ada kejanggalan mengenai data transfer dana dari kelapa sawit antara Kemenkeu dan Kementan. Data Kemenkeu 77 ribu hektar, namun Kementan 52 ribu hektar.

"Ini gimana Kementan dan Dirjen Keuangan berbeda datanya tahun 2019. Yang bener yang mana?" ucap Budi di ruang rapat, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/12).


Anggota dewan berparas tampan ini pun kembali menanyakan secara tegas kepada Dirut BPDPKS mengenai transfer dana dari kelapa sawit.

"Menurut Pak Dirut, 2016 transfer dana berapa yang realisasi?" tanyanya.

"Ada 254 hektar dananya Rp 6 miliar pada Desember 2015," jawab Dono.

Budi pun kembali menegaskan bahwa data yang dikeluarkan dua institusi negara itu tidak sinkron mengenai kelapa sawit.

"Kementan 2019 52 ribu hektar yang memakan dana Rp 1,3 triliun, Dirut bilang 77 hektar, saya belum menyentuh transfer dana ini lebih serem lagi. Tolong Pak Dirut yang diterima BPDPKS berapa? Tolong jelaskan," tegasnya.

Dalam rapat itu, Dono pun mencari data untuk menjawab pertanyaan Budi yang mencecarnya mengenai data luas kelapa sawit dan dana yang diperoleh.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya