Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Prediksi Indef, Ekonomi Indonesia Buram Hingga Pilpres AS Berakhir

SENIN, 16 DESEMBER 2019 | 09:04 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Laju ekonomi Indonesia di tahun depan diprediksi terhambat. Prediksi Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa ekonomi akan buram di tahun 2020 bahkan diamini ekonom dari Institute For Development of Economic and Finance (Indef) Nailul Huda.

“Ya masih suram mbak sama seperti BPS. Dan BPS saya rasa tidak ada tendensi apapun ya,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (16/12).

Menurutnya, pemerintah harus menerima dan mengakui bahwa ekonomi Indonesia di tahun depan memang tidak akan stabil. Selanjutnya, fakta tersebut harus menjadi peringatan bagi pemerintah.


Adapun faktor yang dapat menjadikan ekonomi Indonesia suram, lanjut Huda, adalah perang dagang yang masih berlangsung antar dua raksasa dunia, Amerika Serikat dan China.

“Semuanya akan melihat bagaimana perang dagang akan berlangsung mbak. Jika masih seperti ini (tidak ada yg mau mengalah) ya pasti akan suram tahun depan,” paparnya.

Nailul memprediksi bahwa perang dagang akan berakhir jika Presiden AS Donald Trump dapat dikalahkan dalam pilpres. Dengan begitu, kondisi ekonomi Indonesia bisa kembali membaik.

“Saya rasa perang dagang masih akan berlangsung dan perekonomian masih buram setidaknya hingga pemilu AS,” tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya