Berita

Enggartiasto Lukita/Net

Politik

Iwan Sumule: KPK Telah Dilemahkan Di Kasus Enggar

MINGGU, 15 DESEMBER 2019 | 14:07 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Rencana Bulog membuang 20 ribu ton cadangan beras pemerintah berujung pada gerakan #TangkapEnggar di media sosial.

Gerakan ini diinisiasi oleh Ketua DPP Partai Gerindra Iwan Sumule tak lama setelah kabar beras senilai Rp 160 miliar akan dibuang percuma.

Iwan menilai pembuangan beras itu erat kaitannya dengan impor ugal-ugalan yang dilakukan Kementerian Perdagangan era Enggartiasto Lukita. Tercatat 2 juta lebih beras diimpor pada tahun 2018 yang ujungnya besar menumpuk di gudang Bulog dan harus dibuang.


Namun demikian, gerakan #TangkapEnggar diakui Iwan tidak akan efektif menjerat politisi Nasdem itu. Ini lantaran Enggar memang kebal terhadap KPK.

Setidaknya hal tersebut terlihat dari tiga kali pemanggilan KPK yang semuanya tidak dipenuhi oleh Enggar. Pemanggilan itu berkaitan dengan kasus suap yang menimpa politisi Golkar Bowo Sidik Pangarso.

Enggar bahkan tidak pernah dipanggil ke pengadilan meski namanya berulang kali disebut Bowo dalam kasus distribusi pupuk tersebut.

 â€œSudah mangkir berulangkali dari panggilan KPK, mestinya ada upaya paksa,” terang Iwan Sumule dalam akun Twitter pribadnya, Minggu (15/12).

Namun demikian, Iwan Sumule menilai upaya paksa itu seperti menghadapi kesulitan. Sebab, berdasarkan kabar yang diterimanya, tidak ada aparat KPK yang mau ditugaskan untuk lakukan upaya paksa.

“Biasanya tugas aparat polisi yang tugas di KPK. KPK telah dilemahkan. #TangkapEnggar,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya