Berita

Supratman Andi Atgas/Net

Politik

Sampai Kiamat Korupsi Nggak Bakal Selesai Kalau Cuma Bertumpu KPK

MINGGU, 15 DESEMBER 2019 | 13:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Persoalan korupsi memerlukan upaya luar biasa yang melibatkan semua stakeholders. Pemberantasan korupsi tidak boleh hanya mengandalkan pada satu pihak saja, dalam hal ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Begitu kata Ketua Baleg DPR  (Baleg) DPR Supratman Andi Agtas dalam diskusi 'Koruptor Dihukum Mati, Retorika Jokowi?” di Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Minggu (15/12).

"Kalau hanya dibebankan KPK saya bilang sampai kiamat pun KPK nggak bisa bergerak sendiri. Karena KPK hanya salah satu unsur dari pemberantasan korupsi," ujarnya.


Politisi Gerindra ini mengatakan bahwa konsep pemberantasan tindak pidana korupsi tidak hanya bergantung pada jenis pemidanaan.

"Karena kalau kita melihat itu saja, pemberantasan korupsi hanya melihat dalam arti kata sempit," katanya

Untuk itu, Supratman menyatakan harus ada keseriusan dari berbagai pihak untuk melakukan pemberantasan korupsi.  Salah satu caranya dengan pendidikan karakter.

"Kenapa pendidikan karakter? Di negara-negara Skandinavia untuk menghasilkan orang cerdas yang paling penting bukan hanya pendidikan. Tapi yang ditekankan di sana sejak usia dini adalah bagaimana anak-anak itu bisa dibekali nilai-nilai antikorupsi," ungkapnya.

Ucapan Supratman itu bukan tanpa alasan, dia mengaku sudah melihat banyak koruptor yang masih bisa tersenyum, meski sudah mengenakan pakaian tahanan oranye dan ditangkap oleh KPK.

"Artinya upaya melakukan labelisasi dan memberikan hukuman sosial pada para koruptor belum dilakukan secara maksimal," pungkasnya. 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya