Berita

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding/Net

Politik

PKB Tidak Percaya Ormas Islam Dapat “Dana Diam” Dari China

JUMAT, 13 DESEMBER 2019 | 22:11 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Organisasi massa Islam di Indonesia seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dikabarkan Wall Street Journal mendapatkan aliran dana diam dari pemerintah China untuk dibungkam dalam menyuarakan pembantaian muslim Uighur di Xinjiang, China.

Mendapati informasi tersebut politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding mengaku tidak percaya dengan statement Wall Street Journal yang menyudutkan ormas Islam di Indonesia.

“Saya sih tidak percaya dan tidak yakin kalau ormas-ormas besar itu, sampai menerima aliran dana dari China, untuk kepentingan mengorbankan muslim Uighur. Menurut saya sangat tidak mungkin,” katanya kepada wartawan, Jumat (13/12).


Karding mengatakan ormas Islam di Indonesia tersebut memiliki solidaritas tinggi terhadap penindasan terhadap muslim Uighur. Sehingga pihaknya meragukan apa yang diberitakan Wall Street mengenai aliran dana ke sejumlah ormas Islam untuk membungkam aspirasi perdamaian.

“Menurut saya berita itu atau informasi itu saya ragukan kebenarannya,” tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya