Berita

Joko Widodo dan Maruf Amin/Net

Politik

Wantimpres Perkuat Posisi Parpol Pengaruhi Putusan Jokowi

JUMAT, 13 DESEMBER 2019 | 20:12 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo telah melantik sembilan orang Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Barat, Jumat (13/12).

Bagi pengamat politik dari Indonesia Political Opinion Dedi Kurnia Syah penunjukan itu seolah mengukuhkan bahwa Presiden Joko Widodo memang tengah didominasi oleh kepentingan partai.

“Sembilan yang dipilih hemat saya antiklimaks, terlalu dominan tokoh politik dan korporasi,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (13/12).


Penunjukan Wiranto cs, sambung Dedi, seperti menyiratkan bahwa apapun keputusan Jokowi harus mendapat persetujuan dari partai politik. Sebab, mayoritas pemberi pertimbangan Jokowi berasal dari partai politik.

“Sehingga makin menguatkan posisi parpol dalam keputusan-keputusan presiden,” tambahnya.

Dia lantas menyayangkan tidak adanya kehadiran tokoh bangsa yang terbukti bijaksana dalam susunan tersebut. Seperti mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj, Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nasir, juga Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin.

“Disayangkan tokoh bangsa yang sejauh ini terbukti bijaksana dalam menghadapi persoalan nihil. Padahal mereka terbebas dari urusan politis, juga korporat,” tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya