Berita

Franchise CTC/Net

Bisnis

Kembangkan Usaha, Franchise CTC Buka Pintu Untuk Masyarakat Luas

JUMAT, 13 DESEMBER 2019 | 15:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Bisnis kuliner di Indonesia semakin banyak diminati. Restoran seafood Cut the Crab melakukan inovasi dalam penciptaan lapangan pekerjaan. Yaitu, dengan menawarkan penggunaan franchise kepada masyarakat luas.

General Manager CTC Crissinda Sutadisastra mengatakan dengan keterlibatan pihak-pihak berkompeten dalam pengembangan bisnis CTC maka secara otomatis akan tercipta lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

"Setiap dalam pengembangan usaha kami selalu berusaha untuk melibatkan masyarakat. Apa yang bisa kami berikan kepada masyarakat, seperti lapangan pekerjaan," kata Crissinda di Restoran CTC, Jalan Cikajang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (13/12).


Saat ini CTC sudah memiliki empat cabang yang tersebar di Jakarta, selain di Cikajang juga ada di Mangga Besar, Jakarta Barat, Pantai Indah Kapuk (PIK), dan Kelapa Gading.

Lalu bagaimana caranya jika ada yang berminat mendapatkan franchise dari restoran yang terkenal dengan sajian kepiting raksasa dari Raja Ampat, Papua ini? Crissinda menyebut sangat mudah.

"Yang pertama harus dilakukan mengisi formulir pengajuan franchise," ujarnya.

Selain itu, peminat juga harus membayar surat lisensi menggunakan brand CTC sebesar Rp 100 juta.

Persyaratan lainnya yaitu, peminat harus menyediakan tempat yang akan digunakan untuk Restoran CTC.

"Tentu dengan peralatan lainnya seperti furniture, perlengkapan dapur, dan sebagainya," jelas Crissinda.

"Untuk perabotan dan perlengkapan, kami punya standar tersendiri, dan harus diterapkan semua cabang. Peralatan-peralatan yang diperlukan akan kami suplai," tambahnya.

Dan untuk menjaga kualitas dan Standar Operasional Prosedur (SOP), Crissinda memastikan pihaknya akan memberikan training kepada seluruh karyawan, seperti manager, marketing, sampai bagian dapur.

Tidak hanya itu, CTC juga akan menyuplai bahan-bahan seafood demi menjamin ketersediaan, seperti kepiting Raja Ampat, kerang, udang, dan sebagainya.

Dijelaskan Crissinda, ini perlu dilakukan untuk menjaga kualitas makanan dan efisiensi harga bahan makanan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya