Berita

Kepala BNPB Doni Monardo/Net

Nusantara

Banjir Lima Puluh Kota, BNPB Serahkan Bantuan DSP Rp 500 Juta

JUMAT, 13 DESEMBER 2019 | 10:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Bandan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan bantuan dana siap pakai (DSP) sebesar Rp 500 juta kepada Pemerintahan Kabupaten Lima Puluh Kota untuk penanganan darurat bencana banjir, Kamis (12/12).

Kamis malam, Kepala BNPB Doni Monardo menyerahkan bantuan DSP tersebut kepada Bupati Lima Puluh Kota Irfendi Arbi. Penyerahan disaksikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit di Pos Komando Posko Utama Jorong Kumbang Pasau, Kabupaten Lima Puluh Kota. Sebelum menyerahkan bantuan, Doni berkesempatan berbincang dengan para penyintas.

Salah seorang penyintas di Posko Jorong Kumbang Pasau menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan dari pemerintah. Warga terdampak tersebut juga mengharapkan pembuatan bronjong di daerah aliran sungai agar mereka tidak kebanjiran lagi.


Banjir yang melanda Kabupaten Lima Puluh terjadi sejak Senin lalu (9/12) berdampak pada enam kecamatan. Kecamatan yang terendam yaitu Kecamatan Payakumbuh, Suliki, Harau, Mungka, Pangkalan dan Lareh Sago Halaban. Pemerintah daerah menetapkan status masa tanggap darurat berlangsung selama tujug hari, terhitung pada 10 sampai 16 Desember 2019.

Sehubungan dengan penanganan banjir, Doni menjelaskan bahwa langkah awal adalah normalisasi sungai.

"Normalisasi ini tidak hanya di hilir tapi di hulunya juga karena percuma jika hanya hilir dilakukan tanpa melihat di hulu. Jadi kita harus mengetahui ke seluruhan penyebabnya dahulu," jelasnya.

Selain DSP, BPBD Sumbar memberikan bantuan sarung 80 lembar, 20 boks makanan siap saji, 20 boks family kits, 1 tenda keluarga, 20 unit velbed, 2 paket perlengkapan dapur dan 50 unit terpal.

Setelah kunjungan di Kabupaten Lima Puluh Kota, Kepala BNPB akan menuju ke Kabupaten Solok Selatan, yang juga terdampak banjir. Kepala BNPB berencana untuk menyerahka bantuan DSP dan logistik kepada korban bencana banjir di kabupaten tersebut.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Timur Tengah Memanas, PKB Ingatkan Ancaman Lonjakan Harga Pupuk

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:53

Likuiditas Februari Tumbuh 8,7 Persen, Ditopang Belanja Pemerintah dan Kredit

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:38

Trump Bikin Gaduh Lagi, Hormuz Disebut “Selat Trump"

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:53

Krisis BBM Sri Lanka Mulai Mengancam Sektor Pangan

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:17

Arus Balik Lebaran 2026 Dorong Rekor Baru Penumpang Kereta Api

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:53

Beban Utang AS: Masalah Besar yang Masih Diabaikan Pasar

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:24

IHSG Lesu Pasca Libur Lebaran, Asing Ramai-ramai Jual Saham

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:52

Amerika Sesumbar Bisa Habisi Iran dalam Hitungan Minggu Tanpa Perang Darat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:40

Kapal Pertamina Masih Tertahan di Hormuz, DPR Desak Presiden Turun Tangan!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:28

Komisi XII DPR: WFH Bukan Solusi Tunggal untuk Hemat Energi!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:12

Selengkapnya