Berita

Jokowi baru sekadar berwacana soal hukuman mati bagi koruptor/Net

Politik

Wacana Hukuman Mati Koruptor, Jokowi Baru Tes Ombak

KAMIS, 12 DESEMBER 2019 | 09:11 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wacana hukuman mati bagi koruptor yang diapungkan Presiden Joko Widodo dinilai hanya tes ombak. Belum tentu akan jadi pembahasan serius dalam upaya pemberantasan korupsi di negeri ini.

Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid mengatakan, wacana Jokowi tersebut masih sebatas ucapan. Belum tertulis dari pemerintah yang diusulkan kepada parlemen.

“Ini kan disampaikan dalam forum terbuka, bukan usulan tertulis pemerintah, untuk merevisi UU Tipikor. Bisa jadi apa yang disampaikan Pak Jokowi semacam tes kepada publik, kira-kira keinginannya seperti apa. Nanti keinginannya masuk, baru disusun dalam UU,” ungkap Jazilul di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (11/12).


“Belum tentu usulan Pak Jokowi, memberikan warning test kepada masyarakat. Apa yang diusulkan kalau ada perubahan UU,” tambah politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

PKB, menurut Jazilul, juga belum dapat menentukan sikap apakah bakal mendukung wacana presiden tersebut atau tidak.

“Kami belum sampai situ,” imbuhnya.

Namun, dia mengatakan, tidak menutup kemungkinan PKB untuk mendukung kebijakan hukuman mati bagi koruptor. Namun, harus dilihat dari daftar Prolegnas yang telah masuk dan disepakati.

“Prolegnas sudah diputuskan 50 RUU. Di situ lihatnya. KUHP masuk. Hukuman itu masuk KUHP atau Tipikor, kan kita belum lihat. Tapi pintunya ada. Puntu revisi atau UU KUHP. Jadi bukan tidak ada pintunya. Ada pintunya lewat UU,” tandasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya