Berita

Mendikbud Nadiem Makariem/Net

Politik

Nadiem Makarim Rencanakan Hapus UN, Komisi X Jadwalkan Rapat Bersama

RABU, 11 DESEMBER 2019 | 14:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Komisi X DPR RI segera panggil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makariem untuk bahas kebijakan penghapusan Ujian Nasional (UN)

Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda menyampaikan bahwa pihaknya akan memanggil Nadiem dalam Rapat Kerja bersama Komisi X, Kamis besok (12/12).

"Besok kami Raker dengan beliau (Nadiem), kami undang jam 14.00 besok hari Kamis. Salah satu yang akan kami tanyakan menyangkut kebijakan penghapusan (UN)," ujar Huda, saat dihubungi wartawan, Rabu (11/12).


Politisi PKB itu menyebut, secara prinsip Komisi X mendukung adanya kebijakan penghapusan UN ini. Menurutnya, UN sudah tidak relevan lagi untuk diterapkan menyusul perkembangan zaman yang semakin pesat.

Oleh karena itu, kata dia, dalam Raker besok Komisi X ingin mengetahui lebih lanjut langkah apa saja yang akan dipersiapkan Mendikbud dalam mengeksekusi kebijakan pengganti UN pada tahun 2021 mendatang.

"Tinggal pasca-penghapusan ini apa langkah-langkahnya. Karena yang kita hadapi ini dunia pendidikan nasional yang problemnya pelik, kompleks. Jangan sampai kebijakan ini berhenti sampai di paper saja," jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, menyampaikan empat program pokok kebijakan pendidikan “Merdeka Belajar” di Jakarta.

Program tersebut meliputi perubahan pada Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), Ujian Nasional (UN), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan Peraturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Zonasi.

“Empat program pokok kebijakan pendidikan tersebut akan menjadi arah pembelajaran kedepan yang fokus pada arahan presiden dan wakil presiden dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” kata Nadiem di Jakarta, Rabu (11/12).

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya