Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi: Jangan Salah, Kartu Prakerja Bukan Untuk Menggaji Pengangguran

RABU, 11 DESEMBER 2019 | 10:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Program Kartu Prakerja kerap kali dianggap mengistimewakan para pengangguran dengan sejumlah kompensasi. Namun, ditegaskan oleh Presiden Joko Widodo, Kartu Prakerja bukan untuk menggaji pengangguran.

"Ada yang bilang bahwa Kartu Prakerja adalah program untuk menggaji pengangguran. Tidak. Itu keliru," tegas Jokowi dalam akun Instagramnya, Selasa malam (10/12).

Lebih lanjut, Jokowi mengatakan, Kartupra Kerja adalah bantuan biaya pelatihan vokasi dengan tujuan untuk mempersiapkan angkatan kerja agar bisa terserap atau menjadi entrepreneur. Selain itu, program ini memiliki misi untuk meningkatkan produktifitas dan daya saing melalui reskilling dan upskilling.


"Jadi sekali lagi, program ini bukan menggaji pengangguran. Kepan pelaksanaannya? Secepat-cepatnya, dan yang paling penting penyaluran kartu itu betul-betul tepat sasaran," tegas Jokowi lagi.

Adapun menurut Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Kartu Prakerja disiapkan untuk WNI berusia 18 tahun ke atas yang tidak sedang dalam pendidikan formal, programnya juga akan didorong untuk pekerja migran Indonesia.

"Jadi fokusnya adalah pemerintah mempersiapkan dana untuk melakukan pelatihan. Nah, sumber pelatihan yang ada di dalam negeri," ujarnya kepada wartawan usai mengikuti Rapat Terbatas di kantor Presiden, Jakarta, Selasa petang, (10/12).

Sementara untuk anggaran, Airlangga mengemukakan pemerintah akan menganggarkan dana total sebesar Rp 10 triliun dengan basis anggaran Rp 3 juta sampai Rp 7 juta per orang.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya