Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Otak Serangan Teror Bom di Stasiun Kereta Rusia Dihukum Seumur Hidup

RABU, 11 DESEMBER 2019 | 06:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pengadilan Rusia menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada Abror Azimov (29) asal Kyrgyzstan. Azimov merupakan otak yang mengorganisir ledakan di stasiun kereta Rusia, yang terjadi pada April 2017 dan berpartisipasi dalam kelompok teroris.

Ledakan bom pada April 2017 itu menewaskan 15 orang di Stasiun Kereta Saint Petersburg dan melukai puluhan orang. Satu pelaku bernama Akbarjon Djalilov (22) ikut tewas dalam serangan tersebut, melansir AFP (10/12).

Pengadilan Rusia juga menjatuhkan hukuman kepada 10 orang lainnya. Mereka berasal dari Asia Tengah, dijatuhi hukuman antara 19 dan 28 tahun penjara.


Sepuluh terdakwa lain dituduh bertindak sebagai kaki tangan, terutama dengan memberi Djalilov bahan peledak dan dokumen palsu.

Tuduhan tersebut berkisar dari pengorganisasian kelompok teroris dan melakukan 'aksi teror' hingga perdagangan senjata dan membuat alat peledak.

Para tersangka ditangkap di berbagai kota di Rusia dan ditahan di Moskow sebelum dipindahkan ke Saint Petersburg untuk diadili. Jaksa mengatakan para terdakwa membentuk dua 'sel teroris' di Moskow dan Saint Petersburg dan membantu Djalilov dengan mengirimkan uang kepadanya dan menyediakan bahan peledak.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya