Berita

Bambang Widjojanto/RMOL

Politik

BW: Siapa Teladan Antikorupsi Sekarang? Tidak Ada

RABU, 11 DESEMBER 2019 | 04:18 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Perilaku korupsi tidak hanya terjadi di lingkungan pemerintahan, namun juga di ruang publik lainnya tak terkecuali lingkungan sekolah.

Untuk itu, mantan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto (BW) mendukung usaha Pemprov DKI Jakarta yang berkolaborasi bersama KPK dengan meluncurkan Bus Kampanye Antikorupsi.

Bambang menjelaskan, bus kampanye antikorupsi ini akan berkeliling dari satu sekolah ke sekolah lainnya untuk mengedukasi siswa tentang bahaya korupsi.


Bus kampanye antikorupsi ini didesain khusus dan dilengkapi dengan materi kampanye dalam bentuk buku-buku, video, vlog, film, musik, dan permainan bertema antikorupsi.

"Selama ini kalau ngomong korupsi kita hanya ngomong soal pembangunan. Nah sekarang kita ngomong bagaimana membangun watak antikorupsi di tingkat sekolah," ujar Bambang ditemui Kantor Berita Politik RMOL di Balaikota Jakarta, Selasa (10/12).

Menurutnya, korupsi terjadi karena pembiasaan yang salah. Pembiasaan itu akan berujung kepada karakter. Maka saat ini yang paling dibutuhkan adalah kehadiran tokoh teladan yang dapat mentransfer karakter antikorupsi.

"Siapa teladanmu hari ini? Enggak ada. Kita kehilangan tokoh teladan baik di level nasional sekalipun. Nah kalau kecerdasan kita dipakai untuk membangun tokoh teladan, itu mungkin akan menarik," tegasnya.

"Jadi anak-anak itu harus punya role model. Sekarang kita enggak punya, kita kehilangan leader karena hari ini kita mencetak trader dan broker," pungkasnya.

Pemprov DKI Jakarta merupakan satu-satunya daerah yang memiliki bus kampanye antikorupsi sendiri, yang mana merupakan bus kedua di Indonesia. Sebelumnya KPK RI telah menggunakan bus sejenis untuk kampanye dari daerah ke daerah.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya