Berita

Drajad Wibowo/Ist

Politik

KONGRES PAN

Misi Besar Drajad Wibowo, Menjadikan PAN Lebih Bisa Dirasakan Rakyat

RABU, 11 DESEMBER 2019 | 02:43 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Di tengah hiruk-pikuk Partai Amanat Nasional (PAN) menuju Kongres 2020 untuk menentukan calon ketua umum  partai, sosok Drajad Wibowo menjadi satu-satunya sosok yang membawa misi konkret.

Sorotan publik terhadap perkembangan partai berlambang matahari bersinar dalam satu periode belakangan tampaknya menjadi koreksi tersendiri bagi Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN ini untuk pembenahan ke depan.

Drajad yang sudah tegas menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketum PAN ini membawa beberapa misi.


Mulai dari cita-cita menjadikan PAN sebagai kekuatan oposisi yang konstruktif, memberikan peran yang lebih besar kepada pengurus partai di tingkat provinsi dan kabupaten/kota dalam pemilihan kepala daerah, mencetak kader dan sumber daya manusia berkualitas unggul, hingga yang paling basic bagi sebuah parpol, yakni pembangunan kantor DPP secara permanen.

Lebih besar dari itu, sosok ekonom lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) yang meraih gelar master dam doktor dari University of Queensland di Australia ini juga menginginkan agar kehadiran PAN lebih bisa dirasakan oleh rakyat.

"PAN harus menjadi parpol yang mampu menawarkan pilihan gagasan dan program yang Iebih bermanfaat bagi rakyat. Baik di bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan, keamanan, hukum dan seterusnya," demikian gagasan Drajad.

Saat ini, nama Drajad menjadi salah satu kandidat yang akan maju dalam pemilihan ketua umum pada Kongres yang berlangsung paling lambat Maret 2020 mendatang.

Di luar Drajad, ada nama petahana, Zulkifli Hasan yang diklaim telah mengantongi dukungan dari 30 DPW. Namun jika ditilik dari tradisi partai, belum pernah ada ketum PAN yang menjabat selama dua periode.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya