Berita

Profesor Bahtiar Effendy/Net

Politik

Karya Bahtiar Effendy Yang Menjadi Sejarah Lembaga Pendidikan Islam

RABU, 11 DESEMBER 2019 | 00:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Berdirinya Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) yang digagas Profesor Bahtiar Effendy bukan hanya membanggakan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.

Begitu dikatakan Dekan FISIP UIN Jakarta, Ali Munhanif saat meresmikan Auditorium Profesor Bahtiar Effendy di Kampus FISIP UIN Jakarta di Tangerang Selatan, Banten, Selasa (10/12).

"Berkat keteguhan, ketekunan, kedetailan bahkan kekerasannya untuk mendorong kita di FISIP ini, maka lahirlah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik pertama di lembaga pendidikan Islam," ujar Ali.


FISIP UIN terdiri dari tiga program studi yang sebelumnya terbagi pada tiga fakultas terpisah. Yakni Program Studi Sosiologi dan Ilmu Politik di Fakultas Ushuluddin serta Ilmu Hubungan Internasional di Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial (sekarang Fakultas Ekonomi saja).

Bagi Ali, tiga program studi itu mampu menyatu berkat tangan dingin dan kegigihan Bahtiar dalam menjalankan keinginannya dalam membetuk FISIP.

"Prof Bahtiar dikenal sebagia orang yang sangat keras. Orangnya sangat konsisten, sangat insisten kalau mau sesuatu hampir dikatakan 100 persen tidak dapat ditolak," jelasnya.

Bukan sekadar membentuk, diceritakan Ali, sosok Bahtiar juga mengajak seluruh jajaran dosen untuk mengawasi semua detail pembangunan Gedung FISIP yang dikenal cukup mewah di lingkungan UIN Jakarta.

"Saya ingat betul hampir tiap hari atau minimum seminggu sekali kita didorong untuk melihat bagaimana tukang bekerja untuk membangun FISIP," katanya.

Bahtiar Effendy adalah Gurubesar Ilmu Politik UIN Jakarta. Ia ikut mendirikan dan menjadi Dekan pertama FISIP pada tahun 2009 hingga 2013.

Pria kelahiran Ambarawa, 10 Desember 1958 itu menghembuskan napas terakhir dalam perawatan di Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Cempaka Putih, Rabu tengah malam atau Kamis dinihari (21/11).

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya