Berita

Presiden Jokowi/Net

Politik

Jokowi Wacanakan Hukuman Mati Koruptor, Nasdem: Kita Ingin Keadilan Restoratif

SELASA, 10 DESEMBER 2019 | 20:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Anggota Komisi III dari Fraksi Nasdem, Taufik Basari angkat bicara mengenai wacana Presiden Joko Widodo perihal hukuman mati bagi para koruptor.

Nasdem memiliki pandangan tersendiri mengenai hukuman mati tersebut dan tidak menolak maupun menyetujui. Menurutnya, Nasdem ingin kedepankan keadilan yang kembali pada undang-undang.

“Jadi kita ingin mengedepankan agar keadilan restoratif lah yang kita terapkan dalam proses pemidanaan hukum pidana dan pemidanaan ke depan,” ucap Taufik di komplek parlemen, Senayan, Selasa (10/12).


Taufik mengatakan, saat ini sistem pemidanaan Indonesia sudah moderen, tidak lagi atributif seperti penghukuman dengan alasan membalas orang yang melakukan tindakan korup.

“Tapi sekarang ini sudah sudah restoratif, sudah memperbaiki keadaan, memperbaiki korban memperbaiki termasuk pelaku,” katanya.

Dengan adanya hukuman mati, lanjut Taufik, tidak solutif dan dianggap tidak mampu memperbaiki sikap pelaku tindak korupsi.

“Nah yang jadi problem dalam hukuman mati ini adalah kita tidak punya kesempatan untuk memperbaiki si pelaku, mau kejahatannya apapun itu,” tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya