Berita

Menko Polhukam, Mahfud MD/RMOL

Politik

Jokowi Kantongi Nama Dewas KPK, Mahfud MD: Presiden Lebih Tahu Kriterianya

SELASA, 10 DESEMBER 2019 | 20:13 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Nama-nama calon pejabat Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) sudah dikantongi oleh Presiden Joko Widodo.

Namun, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengaku tidak tahu menahu persoalan tersebut.

Pasalnya, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu tidak diajak berunding dengan Jokowi, panggilan akrab Presiden Joko Widodo, terkait penentuan nama calon Dewas KPK.


"Kita tidak tahu mengerucut kemana gitu, biar aja Presiden, itu kewenangan penuh sesuai Undang-Undang untuk pertama kali Dewas itu diangkat oleh Presiden, hak prerogatif," kata Mahfud saat ditemui di Kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (10/12/2019).

Mahfud mengatakan, sebelum Presiden menentukan para pejabat Dewas KPK, tim seleksi bakal bekerja untuk menseleksi sejumlah nama calon yang ada di kantong Jokowi saat ini.

Akan tetapi saat ditanya siapa saja tokoh yang sudah masuk kategori calon Dewas, Mahfud enggan menyampaikannya.

"Enggak, Presiden (Jokowi) udah lebih tahu kriterianya. Tapi, nanti akan jadi kejutan bahwa Dewasnya baik-baik," dia menambahkan.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengaku sudah selesai menyusun nama-nama anggota Dewan Pengawas atau Dewas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023.

Kendati demikian, Jokowi belum mau merinci siapa saja nama anggota Dewas KPK yang telah disusunnya itu.

"Sudah, tapi belum (diumumkan)," ujar Jokowi di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (10/12/2019) pagi tadi.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya