Berita

Letusan Gunung White Island, Selandia Baru/Net

Dunia

PM Ardern: 8 Orang Hilang Pasca Letusan White Island Diperkirakan Tewas

SELASA, 10 DESEMBER 2019 | 13:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebanyak delapan orang hilang saat gunung berapi White Island, di Selandia Baru meletus pada Senin (9/12). Mereka diyakini telah tewas terkena dampak letusan gunung tersebut.

Kedelapan orang itu termasuk turis dari Amerika Serikat, Inggris, China, Malaysia, dan warga Selandia Baru.

Demikian yang diungkapkan oleh Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern dalam konferensi pers di Whakatane, sebuah pulau yang terletak sekitar 50 km ke timur dari White Island, Selasa (10/12).


Dikatakan Ardern, setelah melakukan pengintaian udara, tidak ada tanda-tanda kehidupan di White Island. Dan jika dipertimbangkan, para korban selamat pun memiliki luka bakar yang luar biasa sehingga sulit bagi delapan orang yang hilang untuk masih bertahan.

"Kepada mereka yang kehilangan keluarga dan kerabat, kami berbagi dalam kesedihan anda yang tidak terduga pada saat ini dan dalam kesedihan anda," ujar Ardern seperti yang dimuat Reuters.

Selain delapan orang tersebut, ada lima orang yang sudah resmi dinyatakan tewas dan 30 orang lainnya mengalami luka-luka akibat insiden tersebut. Dari penuturan seorang turis lokal, Geoff Hopkins, banyak dari mereka yang selamat karena berlari ke laut.

"Mereka (para turis) terbakar secara besar-besaran. Orang-orang memakai celana pendek dan T-shirt sehingga banyak kulit yang terbuka ketika kejadian itu," ujarnya.

Sementara dalam sebuah kamera yang dimiliki oleh agen geologi Selandia Baru, Geonet, terlihat satu kelompok orang berhambuhan menjauhi kawah sebelum satu menit kemudian terjadi ledakan.

Menurut agensi geosains Selanddia Baru, GNS Science, ada kemungkinan letusan lain dalam 24 jam mendatang karena kawah gunung berapi terus mengeluarkan uap dan semburan lumpur.

White Island atau yang dikenal dengan Whakaari oleh suku Maori adalah gunung berapi paling aktif di Selandia Baru. Gunung itu berdiri di atas sebuah pulau kecil yang 70 persennya berada di bawah laut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya