Berita

Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo/Net

Politik

Munas Golkar, Sejuk Sejak Pintu Masuk

SELASA, 10 DESEMBER 2019 | 10:39 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Musyawarah Nasional (Munas) X Partai Golkar sudah berlalu pada 3 hingga 5 Desember 2019. Munas berlangsung sejuk dan sukses.

Acara yang digelar cukup mewah di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta itu menghasilkan keputusan Airlangga Hartarto kembali menjadi Ketua Umum DPP Partai Golkar periode 2019-2024.

Tapi, bukan Golkar namanya kalau Munas tidak dihiasi dinamika dan intrik. Di awal-awal, tarik ulur Ketua MPR Bambang Soesatyo yang berniat menantang Airlangga di bursa calon ketum.


Tidak sedikit juga yang kemudian menyimpulkan bahwa dinamika tersebut akan bermuara pada pecahnya Golkar. Paling ekstrim, ada isu Munas tandingan.

Kebesaran Hati Bamsoet

Suasana yang memanas itu berubah drastis, hanya beberapa jam sebelum Munas dibuka pada Selasa malam (3/12). Yakni, ketika Bamsoet menyatakan mundur sebagai calon ketua umum.

Alasannya pun cukup membuat Bamsoet layak dinobatkan sebagai kader paling besar hati. Dia mundur demi menjaga keutuhan Partai Golkar pasca Munas.

Bukan tanpa alasan Bamsoet menyatakan alasan itu. Pada tahun 2020 Partai Golkar harus mempersiapkan kader terbaik untuk Pilkada serentak dan juga menyongsong Pemilu 2024.

Airlangga Dapat Dua Mandat Munas

Setelah mundurnya Bamsoet, Munas pun berlangsung adem dan sejuk. Bahkan, Presiden Joko Widodo yang membuka Munas mengatakan "Munas Partai Golkar sejuk sejak pintu masuk".

Rangkaian demi rangkaian Munas setelah itu, berjalan dengan lancar. Laporan pertanggungjawaban DPP Partai Golkar yang dibacakan Airlangga sebagai ketua umum diterima mulus oleh peserta Munas.

Bahkan, dalam pandangan umum DPD I dan DPD II serta ormas sayap Golkar secara bulat juga menyatakan Airlangga sebagai ketua umum kembali.

Lebih dari itu, Airlangga juga dimandatkan oleh forum Munas untuk menjadi prioritas utama dalam mengusung calon presiden pada Pemilu 2024.

Pertahankan Lodewijk F. Paulus

Usai ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Golkar periode 2019-2024 pada Rabu malam (4/12), Airlangga juga ditetapkan sebagai formatur tunggal.

Hanya saja, dalam hal formatur itu Airlangga dibantu empat orang. Yakni, Ahmad Doli Kurnia, Zainuddin Amali, Melki Laka Lena dan Ilham Permana.

Dalam penyusunan pengurus DPP Partai Golkar, Airlangga diberikan waktu paling lama 60 hari.

Tetapi, dalam penutupan Munas pada Kamis malam (5/12), Airlangga secar terbuka mengumumkan Lodewijk sebagai Sekretaris Jenderal yang akan membantunya kembali.

Sementara, untuk struktur pengurus DPP lainnya akan diselesaikan dalam 45 hari ke depan.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya