Berita

Politisi PDIP, Henry Yosodiningrat/Net

Nusantara

Budayawan: Orang Lampung Dikenal Keras, Tapi Tak Gampang Bacok Orang

SELASA, 10 DESEMBER 2019 | 02:36 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Beberapa pihak mulai bersuara dalam menyikapi kekhawatiran politisi PDIP, Henry Yosodiningrat kepada pengamat politik yang juga filsuf UI, Rocky Gerung dibacok orang Lampung.

Salah satunya dari budayawan Lampung, Isbedy Stiawan ZS. Menurutnya, orang Lampung atau Ulun Lappung memang terkenal keras dan tegas, tapi tak segampang itu main bacok.

“Pada masa senjata tajam tak dilarang dan orang Lampung ke luar rumah biasa menyelipkan sekin di pinggangnya, (namun) tak serta merta menujah orang. Kecuali saat membela diri, mempertahankan nilai diri, atau saat-saat amat mendesak, baru menggunakan sajam,” kata Isbedy dilansir Kantor Berita RMOLLampung, Senin (9/11).


Saat ini, zaman sudah berubah di mana senjata tajam bukan alat satu-satunya bela diri, tapi banyak lainnya misalnya akal sehat.

“Jadi, janganlah memanas-memanasi masyarakat dengan cara tak fair itu. Memangnya mudah mengompori rakyat Lampung atas nama menjaga dan melindungi pemimpin? Kecuali membela agama dan Tuhan, siapapun orangnya, adalah harga mati!” ujarnya.

Isbedy mengaku, sebagai Ulun Lappung tak semudah itu diajak membacok orang tanpa memerhatikan persoalan dan alasan sebenarnya.

“Sebagai orang Indonesia, kita bersaudara dari satu rahim bernama Indonesia. Kita berteduh bersama di bawah sayap garuda. Kita dimerdekan dan dibebaskan dalam nyanyian 'Indonesia Raya' ciptaan W.R. Supratman, dan terpatri dalam Soempah Pemoeda yang dikonseptori Muhammad Yamin,” tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

DPR Minta Pengusaha Klub Malam Jangan Beri Ruang Peredaran Narkoba

Selasa, 09 Juni 2026 | 02:09

Telkom Bersama KIP Dukung Literasi Keterbukaan Informasi Publik

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:45

Buku ‘Presiden Solusi’ Ulas Rekam Jejak Transformasi Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:20

Ratifikasi ILO C188 Jangan Ulangi Kesalahan Implementasi MLC 2006

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:01

Miris! Purbaya Belum Siapkan Insentif buat Pedagang Tahu Tempe

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:42

Keanu Bantah Terima Duit Penipuan Jemaah Umrah Hanania

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:16

Ketum PPP Mardiono Dilaporkan ke Polisi, Dugaan Pemalsuan Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:12

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Bupati Muara Enim Dkk Langsung Digiring ke KPK Usai Terjaring OTT

Senin, 08 Juni 2026 | 23:45

Segel Gerai Tiffany & Co Dibuka Usai Sepakat Bayar Denda Rp97,49 M

Senin, 08 Juni 2026 | 23:16

Selengkapnya