Berita

Ketum PKB, Muhaimin Iskandar/Net

Politik

Respons Kasus Gus Muwaffiq, Cak Imin: Konflik Hanya Timbulkan Kerugian Besar

SABTU, 07 DESEMBER 2019 | 21:14 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengajak seluruh umat Islam dan masyarakat Indonesia pada umumnya untuk bisa menahan diri.

Permintaan Cak Imin dilakukan untuk menenangkan sebagian umat yang sedang emosi karena tersinggung dengan ceramah yang disampaikan oleh Kiai Eksentrik Ahmad Muwaffiq atau populer disapa Gus Muwaffiq.

"Kepada umat Islam semua, tidak usah terprovokasi apapun, kedepankan persaudaraan dan kekeluargaan, ukhuwwah Islamiyah," ujar Cak Imin melalui Twitter pribadinya pada Sabtu (7/12) .


Diketahui sebelumnya dalam sebuah video ceramah Gus Muwafiq di Purwodadi, Jawa Tengah, ulama berambut gondrong ini diduga  menghina Nabi Muhammad SAW.

Gus Muwaffiq disebut-sebut melecehkan masa kecil Rasulullah tanpa referensi yang jelas.

Video ceramah yang didominasi dalam bahasa Jawa tersebut dengan cepat viral. Akibatnya, Gus Muwaffiq pun dilaporkan ke Bareskrim Polri atas tuduhan penistaan agama.

Terbaru, Jumat (6/12) telah terjadi bentrokan yang melibatkan massa Banser Nahdlatul Ulama dengan massa dari Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) dan Forum Umat Islam Surakarta (FUIS).

Merespons bentrokan itu, Cak Imin  mengingatkan kepada umat Islam untuk mengklarifikasi kepada Gus Muwaffiq dan menyelesaikan masalah ini dengan kepala dingin.

"Sejarah konflik membuktikan kerusakan dan kerugian besar. Saatnya membangun khoiro ummah," lanjutnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya