Berita

Motor Harley Davidson yang diduga diselundupkan Eks Dirut Garuda Ari Askhara/RMOL

Politik

Terjerat Kasus Penyelundupan Harley Davidson, Seluruh Direksi Garuda Dipecat

SABTU, 07 DESEMBER 2019 | 17:47 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kasus dugaan penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton berbuntut panjang. Komisaris PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk bersama Menteri BUMN Erick Thohir bersepakat memberhentikan seluruh Direksi Garuda Indonesia.

"Kami memutuskan memberhentikan sementara waktu semua anggota direksi yang terindikasi terlibat langsung maupun tidak langsung dalam kasus dugaan penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton dalam penerbangan seri flight GA Airbus A330-900 NEO yang datang dari Prancis 17 November 2019 di Bandara Soekarno Hatta," demikian keterangan Komisaris Utama Garuda, Sahala Lumban Gaol, Sabtu (7/12).

Sahala menjelaskan, pemecatan itu dilakukan sesuai aturan sebuah perusahan terbuka. Usai memecat seluruh Direksi, pihaknya sudah mengangkat Plt Direktur Utama perusahaan penerabanagn pelat merah itu.


Erick sebelumnya sudah menyatakan memecat Dirut Garuda, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara lantara diduga terlibat penyelundupan Harley Davidson dan menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 1,5 miliar.

Orang dekat Eks menteri BUMN, Rini Soemarno itu diketahui sebagai pemilik kargo gelap berupa motor Harley Davidskon yang diselundupkan dari Perancis.

Selain pemecatan, Dewan Komite Audit Garuda juga sedang melakukan  investigasi terhadapa tindakan menyimpang petinggi Garuda itu.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya