Berita

Bupati Karanganyar Yang Membeli Mobil Dinas Mewah/Net

Politik

Kemendagri Minta Ganjar Ingatkan Juliatmono Terkait Mobil Mewah Robicon

SABTU, 07 DESEMBER 2019 | 11:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mobil dinas mewah Bupati Karanganyar Juliatmono disorot banyak pihak. Mobil seharga 2 Miliar jenis Rubicon itu dianggap berlebihan.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ikut menyoroti mobil dinas mewah Juliyatmono itu. Jika melanggar aturan, Kemendagri akan meminta Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengingatkan bawahannya.

"Kita tengah pelajari, jika ternyata melebihi spesifikasi batasan yang sudah diatur, tentunya kita akan minta Pak Gubernur (Jawa Tengah) untuk ingatkan bupatinya," kata Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik saat dihubungi, Sabtu (7/12).


Spesifikasi yang dimaksud ialah terkait batasan kapasitas mesin mobil dinas dan kondisi geografis wilayah dan daerah seusai dengan aturan yang berlaku. Akmal menegaskan seharusnya pemimpin daerah lebih memperlihatkan kesederhanaan dalam bekerja.

"Kita sangat menyarankan pemimpin daerah untuk lebih memperlihatkan kesederhanaan dan efisiensi dalam bekerja serta memanfaatkan uang negara," ucapnya.

Akmal juga meminta pemimpin daerah menghindari penggunaan barang-barang mewah untuk kepentingan operasional dinas. Apalagi, menurut dia, jika itu menggunakan uang rakyat.

"Pemimpin daerah harus menghindari penggunaan barang-barang mewah untuk kepentingan operasional kedinasan, apalagi jika pengadaan barang tersebut menggunakan uang rakyat," ujar Akmal.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Karanganyar Juliyatmono membeli mobil dinas jenis Rubicon seharga Rp 2 miliar. Dipilihnya Rubicon karena terkait kondisi geografis Kabupaten Karanganyar yang banyak tanjakan-turunan yang tajam dan terjal.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya