Berita

Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar, Akbar Tanjung/RMOL

Politik

Akbar Tanjung Mendambakan Golkar Seperti 20 Tahun Lalu

SABTU, 07 DESEMBER 2019 | 02:41 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sebagai salah satu partai politik tertua yang masih bertahan sejak orde lama, Partai Golkar bercita-cita kembali menjadi pemenang pemilihan umum (Pemilu).

Sebab pada rezim kekuasaan Presiden Soeharto di masa orde baru, partai berlambang pohon beringin ini berkuasa selama 26 tahun.

Terhitung sejak pemilu pertama masa orde baru tahun 1971, dan dilanjutkan pada pemilu 1977, 1982, 1987, 1992, hingga sebelum era reformasi tahun 1997.


Akbar Tanjung yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar menjadi salah satu tokoh yang mendambakan masa kejayaan tersebut. Berdasarkan hitungannya, Golkar terakhir kali keluar sebagai pemenang pasca reformasi sudah 20 tahun lalu, yakni pada Pemilu 2004.

Jika pada Pemilu 2024 nanti Golkar diharapkan bisa menjadi pemenang pemilu lagi, maka genap 20 tahun Golkar berjuang menunggu untuk merenggut masa keemasannya kembali.

"Ya Itu memang tekad kami (memenangkan Pemilu 2024). Untuk itu maka kami harus menyiapkan dengan sebaik-baiknya," ujarnya saat ditemui Kantor Berita Politik RMOL di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (6/12).

Mantan Ketua DPR era Presiden Habibie itu membocorkan salah satu upaya yang akan dilakukan guna menjadi pemenang Pemilu 2024.

Salah satunya dengan memanfaatkan momentum pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 sebagai langkah awal pemenangan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.

"Momentum Pilkada ini kita jadikan titik awal lah dalam menyongsong agenda-agenda politik berikutnya," ucap Akbar.

"Dengan harapan calon-calon yang kami usung, kami dukung menjadi Kepala Daerah itu menjadi momen pendorong, motivasi untuk nanti bisa menghasilkan peningkatan perolehan suara dalam Pileg 2024," tandasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya