Berita

Presiden Jokowi dan Menkeu Sri Mulyani/Net

Politik

Iwan Sumule: Dirut Garuda Sudah, Kenapa Jokowi Belum Pecat Sri Mulyani?

SABTU, 07 DESEMBER 2019 | 01:40 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kebijakan Erick Thohir di awal kepemimpinannya sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) banyak diapresiasi publik, salah satu yang terbaru adalah pencopotan Dirut Garuda Indonesia Ari Askhara usai menyelundupkan Harley Davidson dan sepeda Brompton.

Ulah Dirut Garuda itu tak bisa serta-merta dilewatkan begitu saja. Kini, publik masih menunggu gebrakan selanjutnya oleh pemerintah.

"Menteri Erick Thohir sudah pecat Dirut Garuda, bagus. Presiden Jokowi belum juga pecat Menkeu SMI (Sri Mulyani Indrawati). Bagus?" kata politisi Gerindra, Iwan Sumule di akun twitter pribadinya, Jumat (6/12).


Menurutnya, kasus penyelundupan yang dilakukan Dirut Garuda menjadi catatan penting bagi Dirjen Bea Cukai dalam hal pengawasan.

Keberadaan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan pun patut dipertanyakan mengingat 'kecolongan' yang dialami Bea Cukai yang sejatinya di bawah Kemenkeu.

Bea Cukai berada di bawah kuasa Menkeu SMI. Kalau tak ketahuan warganet, dugaan penyelundupan direksi Garuda tak ketahuan. Menkue pun tak tahu BUMN PANN (Pengembangan Armada Niaga Nasional). Terus IBU ngapain aje?" sindirnya.

Seperti diketahui, nama BUMN PT PANN sempat mencuri perhatian publik usai pembahasan rapat kerja antara Komisi Keuangan DPR dan Menkeu Sri Mulyani beberapa waktu lalu.

Saat itu, politisi Golkar, Misbakhun tak mengetahui PT PANN dan mempertanyakan kepada kepada Menkeu. Mendapat pertanyaan itu, Sri Mulyani pun mengaku baru mengetahui adanya perusahaan tersebut.

"PT PANN adalah PT Pengembangan Armada Niaga Nasional, saya juga baru dengar sih, Pak," ujar Sri Mulyani.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya