Berita

Waketum Gerindra, Arief Poyuono/Net

Politik

Tak Ditunjuk Jubir Gerindra, Arief Poyuono: Pengalaman Saya Cuma Manggul Karung

SABTU, 07 DESEMBER 2019 | 01:19 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tak ada nama Arief Poyuono dalam penunjukan lima jurubicara khusus Gerindra yang ditunjuk Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.

Padahal, peranan Wakil Ketua Umum Gerindra dalam kancah perpolitikan cukup vokal dengan beragam statementnya.

Beragam pertanyaan pun mendarat ke telinga Arief terkait dengan penunjukan lima jubirsus Gerindra. Namun, Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN memiliki alasan tersendiri tak mengambil peranan tersebut.


"Banyak kawan yang menanyakan kepada saya, tapi saya enggak punya pengalaman jadi PR (Public Relations) dan enggak ngerti tentang kerjaan PR atau jubir," kata Arief dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (6/12).

"Saya cuma punya kemampuan dan pengalaman manggul karung dan memobilisasi masyarakat," sambungnya.

Baginya, jabatan jurubicara partai harus memiliki kemampuan mumpuni. Mulai dari permasalahan ekonomi, hukum, hingga politik wajib dikuasai jubir Gerindra.

"Saya hanya bisa bicara apa adanya dan tidak bisa berbicara pura-pura. Apa yang saya lihat dan tahu, itu yang saya katakan. Karena filosofi saya dalam memberikan sebuah pernyataan itu berdasar pada seeking the truth from the fact. Maaf kalau salah bahasa inggrisnya, maklum saya cuma bisa manggulin karung," celotehnya.

Lima politisi yang ditunjuk sebagai jubir khusus adalah Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad; Sekretaris Jenderal, Ahmad Muzani; Wakil Ketua Umum, Sugiono; Ketua DPP, Habiburokhman; dan Ahmad Riza Patria.

Bagi Arief, lima koleganya tersebut merupakan sosok hebat yang ditunjuk oleh Prabowo.

"Jubir Gerindra yang diangkat itu orang-orang hebat dan punya kualitas dalam menjadi jubir. Kalau mau tanya tentang Gerindran dan Prabowo, monggo pada mereka saja," tandasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya