Berita

Anthony Winza vs Cinta Mega/Net

Politik

Tidak Kapok Buat Gaduh, Politisi PSI Akhirnya Kena Semprot Politisi PDIP

JUMAT, 06 DESEMBER 2019 | 14:19 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tidak henti-hentinya menebar sensasi. Tampaknya partai asuhan Grace Natalie itu tidak pernah belajar dari pengalaman.

Setelah kadernya anggota DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana dinyatakan melanggar kode etik oleh Badan Kehormatan DPRD DKI karena membuat gaduh dengan memposting anggaran janggal ke akun Twitter pribadinya, kini hal yang mirip-mirip kembali terjadi.

Baru-baru ini salah satu anggotanya Anthony Winza terlibat cekcok sengit dengan anggota Fraksi PDI P Cinta Mega dalam rapat pembahasan R-APBD 2020.


Kejadian itu terjadi dalam rapat Komisi C DPRD DKI membahas anggaran penyertaan modal daerah untuk PDAM di Gedung Dewan, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis malam (5/12).

Oleh Cinta Mega, anggota Fraksi PSI Anthony Winza diduga menyebarluaskan hasil rapat atau rilis kepada media. Tidak terima dituding, Anthony langsung angkat suara dengan nada tinggi.

Adu mulut antar keduanya pun tidak bisa dihindarkan, bahkan hingga saling berdiri dan menunjuk. Sampai harus ditenangkan oleh anggota dewan lainnya.

"Ini tuduhan apa?" ujar Anthony.

Ketua Komisi C DPRD DKI Habib Muhamad bin Salim Alatas kemudian menunda rapat dan mengambil sikap dengan mengusir Anthony meninggalkan ruangan.

Anthony menuruti permintaan tersebut, dan beberapa saat kemudian peserta rapat dari BUMD dan pemprov dipersilakan pulang.

Namun para anggota Komisi C, termasuk Anthony dan Cinta Mega, melakukan pertemuan tertutup.

Anggota Komisi C dari Fraksi Gerindra, S Andyka menyatakan bahwa insiden tersebut adalah hal yang lazim dan merupakan dinamika dalam rapat anggota dewan.

Andyka melanjutkan bahwa anggota Komisi C kecewa karena Anthony menyebarkan hasil pembahasan rapat ke media, yakni tentang pengadaan komputer senilai Rp 128 miliar.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya