Berita

Rocky Gerung/Net

Politik

Tanpa Gentar, Rocky Gerung Kembali Sebut Jokowi Tidak Paham Pancasila

JUMAT, 06 DESEMBER 2019 | 09:14 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Tidak ada rasa gentar dalam diri filsuf dari Universitas Indonesia (UI) Rocky Gerung yang hendak dilaporkan ke polisi akibat tuduhan menghina Presiden Joko Widodo.

Rocky tetap keukeuh dengan ucapannya bahwa Joko Widodo tidak paham dengan Pancasila. Bahkan dalam sebuah talkshow di Realita TV, Rocky mengulangi pernyataan yang sempat disampaikan di ILC TV One pada Selasa malam (3/12).

“Saya sebutkan memang Pak Jokowi tidak paham Pancasila,” tegasnya dalam acara yang dipandu Rahma Sarita dan diunggah di YouTube, Kamis (5/12).


Rocky mengurai, jika Jokowi paham dengan Pancasila, maka semestinya tidak ada utang yang berlebihan dilakukan pemerintah. Pemerintah juga akan memberi penghormatan lebih pada lingkungan.

“Sehingga tidak ada menteri yang bilang bahwa demi investasi boleh tidak ada Amdal,” terangnya.

Dengan tegas Rocky menekankan bahwa maksud dari pernyataannya itu adalah Jokowi tidak paham dengan Pancasila, bukan anti dengan Pancasila.

Sebab jika Jokowi paham, maka kedalaman pada Pancasila harus menghasilkan akibat pada kebijakan. .

“Keadilan sosial menuntut dalam keadaan apapun kesehatan, orang miskin dipelihara negara. Kalau iuran dinaikkan, kan itu tidak pancasilais,” tegasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya