Berita

Ketum PSSI dianggap kurang perhatian terhadap kompetisi nasional/PSSI

Sepak Bola

Ketum PSSI Dianggap Tak Peduli Kompetisi, PT LIB Beri Klarifikasi

KAMIS, 05 DESEMBER 2019 | 17:34 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kepergian sejumlah pejabat teras PSSI, termasuk Ketua Umum Mochamad Iriawan, ke Filipina ternyata memicu tudingan miring. Ketum PSSI dinilai tak peduli dengan jalannya kompetisi yang tengah mendekati akhir.

Iwan Bule, sapaan akrabnya, dianggap lebih mementingkan Timnas Indonesia yang berlaga di SEA Games dibanding kompetisi yang masih berlangsung. Padahal, sejatinya, Timnas adalah muara dari kompetisi nasional.

Namun, tudingan miring ini dibantah pihak PT Liga Indonesia Baru (LIB) selalu operator kompetisi Indonesia. Menurut Direktur PT LIB, Dirk Soplanit, Ketum PSSI masih dan selalu menunjukkan atensinya terhadap jalannya kompetisi nasional.


“Kami selalu memberikan informasi ter-update dalam perkembangan kompetisi secara keseluruhan. Pak Ketum PSSI juga sudah memahami perkembangan kompetisi. Apalagi kompetisi Shopee Liga 1 2019 yang telah memasuki pekan-pekan krusial. Beliau juga memberikan masukan-masukan penting tentang apa yang harus kami lakukan pada setiap fenomena yang muncul ke permukaan,” beber Dirk Soplanit, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (5/12).

“Bahkan agenda-agenda menentukan yang akan dilakukan menjelang kompetisi musim depan pun, sudah diinformasikan ke kami. Contohnya soal penjadwalan musim depan, bagaimana caranya meningkatkan kualitas wasit hingga pada program program lain yang bisa menaikkan level kompetisi,” imbuhnya.

Soal keberadaan Ketum PSSI di Filipina, Dirk Soplanit menegaskan bahwa hal itu murni untuk memberikan dukungan penuh ke Timnas yang semua pemainnya merupakan hasil jebolan kompetisi domestik. Jadi, bukan melulu menyaksikan pertandingan di SEA Games 2019.

“Perlu dipahami bahwa keberadaan bapak Ketum di Filipina memiliki agenda dan tujuan yang lebih besar. Semua demi kepentingan Timnas yang tampil membawa nama bangsa dan negara. Itu jauh lebih penting,” tandas Dirk.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya