Berita

Jusuf Kalla/RMOL

Politik

MUNAS GOLKAR

Bamsoet Mundur, JK: Aklamasi Bukan Berarti Tidak Demokratis

SELASA, 03 DESEMBER 2019 | 16:25 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Memilih ketua umum yang demokratis dalam Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar tidak harus mensyaratkan adanya voting atau pemilihan dari bilik suara.

Begitu tegas mantan Ketua Umum Partai Golkar, Jusuf Kalla di Hotel Ambhara, Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa (3/12).

"Tidak voting, tidak berarti tidak demokrasi," tegasnya.  


Begitu juga soal isu pemilihan ketua umum Partai Golkar dalam Munas Golkar yang akan ditentukan dengan mekanisme aklamasi. Aklamasi semakin terang bakal terjadi setelah Bamsoet menyatakan mundur dari pencalonan.

Bagi JK, aklamasi pun tidak salah. Pasalnya, aklamasi adalah satu produk yang dihasilkan oleh sebuah musyawarah yang mufakat.

"Pasti ujungnya kalau memang musyawarah, pasti aklamasi, pasti ujungnya," katanya.

Lebih lanjut, mantan wakil presiden ini meyakini bahwa sebagai partai yang sudah dewasa dan sarat pengalaman, musyawarah mufakat akan terjadi di munas nanti.

"Saya yakin akan terjadi kok musyawarah yang baik," pungkasnya.

Aklamasi dalam Munas Golkar semakin terang bakal terjadi. Setidaknya setelah caketum Bambang Soesatyo (Bamsoet) kembali menyatakan mundur dari pencalonannya. Baca: Bamsoet Mundur Dari Bursa Ketum Golkar

Bamsoet menyatakan mundur usai menggelar pertemuan dengan pesaingnya, Airlangga Hartarto dan Menko Maritim dan Investasi Luhut Pandjaitan. Pertemuan itu digelar di kantor Luhut, Kemenko Maritim.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya