Berita

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca IP. Pandjaitan/Net

Politik

Tolak Usulan Bamsoet, Demokrat: Kekuasan Terlalu Lama Dapat Disalahgunakan

SELASA, 03 DESEMBER 2019 | 13:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wacana penambahan masa jabatan presiden lebih dari dua periode yang didengungkan Ketua MPR Bambang Soesatyo menuai komentar beragam.

Namun rata-rata publik menyatakan ketidaksetujuannya terhadap usulan dari politisi Golkar itu karena menilai usulan itu merupakan sebuah kemunduran.

Selain itu, banyak pula yang menilai usulan Bamsoet itu bukti dirinya sedang cari muka di hadapan Presiden Jokowi.


Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca IP. Pandjaitan menyatakan, partainya dengan tegas menolak wacana Bamsoet tersebut.

"Partai Demokrat tegas menolak perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode," kata Hinca kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (3/12).

Hinca menambahkan seharusnya kita belajar dari pengalaman. Dimana dua kali masa jabatan Presiden adalah yang paling tepat dan cukup.

"Kekuasaan Presiden yang terlalu lama di tangan satu orang cenderung disalahgunakan," tegasnya.

Saat menyambut jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, di ruang kerjanya, Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (20/11), Bamsoet melempar wacana mengejutkan yakni masa jabatan Presiden bisa diperpanjang.

"Mungkin perlu juga pemilihan presiden diamendemen, misalnya masa jabatan bisa dilakukan untuk tiga periode," kata Bamsoet.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya