Berita

Zulkifli Hasan/Net

Politik

KONGRES PAN

Tekan Pengurus Daerah, Zulhas Tetap Tak Bisa Dua Periode Tanpa Restu Amien

SENIN, 02 DESEMBER 2019 | 19:12 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Petahana Zulkifli Hasan tidak akan bisa memimpin PAN dua periode tanpa dukungan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais.

PAN akan menggelar Kongres untuk memilih ketua umum periode 2020-2025 pada awal tahun depan.

Pengamat politik dari lembaga survei Saiful Mujani Reserch and Consulting (SMRC), Sirojudin Abbas mengatakan, klaim dukungan DPD terhadap Zulhas tidak akan ada artinya tanpa restu Amien.


"Kalau Pak Zulkifli bisa meyakinkan Pak Amien untuk dua kali, mungkin dia bisa. Tapi kalau Pak Amien tidak menghendaki, meskipun dia memobilisasi DPD-DPD, dugaan saya peluangnya tetap kecil," ujar Sirojudin saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Senin (2/12).

Bahkan meskipun Zulhas berjanji menggaet putra Amien, Hanafi Rais sebagai sekretaris jenderal (Sekjen), Sirojudin memprediksi cara itu juga tidak efektif.

Sebab, Hanafi yang saat ini menjabat Ketua Fraksi PAN DPR bisa menjadi Sekjen juga jika mendapatkan restu dari Amien.

"Mana berani Hanafi melawan Pak Amien. Soal dia menjadi Sekjen, sama siapa saja bisa dia. Toh yang berkuasa tetap bapaknya, bukan hanya dengan Pak Zulkifli," ucap Sirojudin.

Amien yang juga salah satu pendiri PAN dianggap Sirojudin sebagai faktor, PAN tidak bisa berinovasi dalam hal berpolitik.

Bayang-bayang Amien yang sangat kuat di internal partai, membuat partai berlambang matahari itu tetap dalam genggaman mantan Ketua MPR itu dari sejak berdiri hingga sekarang.

"Jadi meskipun ada pergantian ketua umum, itu praktiknya di PAN hanya pergantian pelaksananya saja. Yang berkuasa tetap Amien Rais. Dan saya kira itu aspek negatif dari kepemimpinan di PAN," tutup Sirojudin.

Dikabarkan, ada semacam bujukan, tekanan, hingga ancaman kepada Ketua DPD PAN Kabupaten/Kota agar mendukung petahana Zulkifli Hasan pada Kongres nanti.

Tekanan dan ancaman datang dari oknum Ketua DPW PAN pendukung Zulhas terhadap beberapa Ketua DPD yang menolak menandatangani surat dukungan kepada Zulhas.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Parlemen dan Pemerintah Sepakat Lanjutkan Pembahasan RUU Daerah Kepulauan

Kamis, 25 Juni 2026 | 18:09

Caddy Diduga Dianiaya di Lapangan Golf Tangerang, Polisi Diminta Turun Tangan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:38

Menkes: AI Tak Bisa Gantikan Sentuhan Dokter kepada Pasien

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:29

TNI Turun ke Sawah, DPR: Bukan Dwifungsi tapi Optimalisasi

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:17

RI Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:15

Trump Sebut Erdogan Nyaris Seret Turki ke Perang Iran

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:09

Indonesia Masih Jadi Destinasi Investasi Menjanjikan di Kawasan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:04

Peran Bos Maktour Travel Fuad Hasan Dikuliti KPK, Bakal Tersangka?

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:00

Dokter Tifa Jalani Sidang Perdana di PN Jaktim 2 Juli

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:50

JMSI Desak Pengembalian Akun IG Hensa yang Hilang Usai Kritik MBG

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:46

Selengkapnya