Berita

Kepala Hak Asasi Manusia PBB Michelle Bachelet/Net

Dunia

Desak Penyelidikan Di Hong Kong, Kepala HAM PBB Dituding Campuri Urusan China

SENIN, 02 DESEMBER 2019 | 07:35 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

China menuding Kepala Hak Asasi Manusia PBB Michelle Bachelet melakukan campur tangan yang tidak pantas dalam urusan negeri tirai bambu tersebut. Hal itu berkaitan dengan seruan Bachelet untuk menyelidiki dugaan penggunaan kekuatan berlebihan oleh polisi di Hong Kong dalam gelombang protes di wilayah semi-otonom tersebut.

Seruan itu dituangkan dalam sebuah artikel yang ditulis oleh Bachelet di South China Morning Post pekan lalu. Misi China di Jenewa menyebut bahwa seruan itu salah dan melanggar tujuan dan prinsip Piagam PBB.

"(Artikel itu) memuat komentar yang tidak pantas tentang situasi Daerah Administratif Khusus Hong Kong dan mencampuri urusan dalam negeri China," begitu bunyi keterangan yang dirilis misi China di PBB akhir pekan kemarin, seperti dimuat AFP.


Keterangan yang sama menyebut bahwa artikel Bachelet hanya akan mendorong para perusuh untuk melakukan kekerasan radikal yang lebih parah.

Keterangan yang sama menyebut bahwa China telah mengajukan keluhan resmi ke kantor hak asasi PBB di Jenewa.

Dalam artikel yang dipermasalahkan itu, Bachelet mendesak pihak berwenang di Hong Kong untuk melakukan investigasi yang dipimpin oleh hakim independen dan imparsial yang adil terhadap laporan penggunaan kekuatan berlebihan oleh polisi.

Gelombang protes di Hong Kong sendiri dipicu oleh kemarahan selama bertahun-tahun atas kebebasan China di kota semi-otonom tersebut.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Bahlil Dinilai Main Dua Kaki untuk Menjaga Daya Tawar Golkar

Senin, 09 Februari 2026 | 12:07

Informan FBI Ungkap Dugaan Epstein Mata-mata Mossad

Senin, 09 Februari 2026 | 12:02

Purbaya Ungkap Penyebab Kericuhan PBI BPJS Kesehatan: 11 Juta Orang Dicoret Sekaligus

Senin, 09 Februari 2026 | 11:55

Mantan Menteri Kebudayaan Prancis dan Putrinya Terseret Skandal Epstein

Senin, 09 Februari 2026 | 11:38

Mensos: PBI BPJS Kesehatan Tidak Dikurangi, Hanya Direlokasi

Senin, 09 Februari 2026 | 11:32

Industri Tembakau Menunggu Kepastian Penambahan Layer Cukai

Senin, 09 Februari 2026 | 11:26

Langkah Prabowo Kembangkan Energi Terbarukan di Papua Wujud Nyata Keadilan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:25

WNA China Tersangka Kasus Emas 774 Kg Diamankan Saat Diduga Hendak Kabur ke Perbatasan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:16

Tudingan Kapolri Membangkang Presiden Adalah Rekayasa Opini yang Berbahaya

Senin, 09 Februari 2026 | 10:51

Februari 2026 Banjir Tanggal Merah: Cek Long Weekend Imlek & Libur Awal Puasa

Senin, 09 Februari 2026 | 10:46

Selengkapnya