Berita

Politisi senior Partai Golkar Agun Gunandjar Sudarsa/RMOL

Politik

Politisi Senior Golkar Imbau Menteri Tak Intervensi Pemilihan Ketum Di Munas

SABTU, 30 NOVEMBER 2019 | 02:15 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sebanyak tiga menteri di pemerintahan Presiden Joko Widodo diduga  telah melakukan intervensi terhadp kader Partai Golkar menjelang pemilihan ketua umum di Musyawarah Nasional (Munas) pada awal Desember 2019.

Merespon hal tersebut, politisi senior Partai Golkar Agun Gunandjar Sudarsa mengaku tidak tahu menahu adanya intervensi tiga menteri tersebut. Namun, berdasarkan pengalamannya, selama ini partai yang dinaunginya tersebut selalu diintervensi oleh kekuasaan negara atau dari pihak eksekutif.

“Tapi jangan salah, intervensi yang dimaksud itu, bukan dari presiden, karena saya yakin Jokowi nggak akan melakukan itu. Enggak mungkin kepilih jadi presiden jika dengan cara-cara seperti itu,” ujar Agun di Kantor PARA Syndicate, Jalan Wijaya, Jakarta Selatan, Jumat (29/11).


Mengenai intervensi tiga menteri tersebut, Agun mengimbau kepada sejumlah orang di kabinet kerja Jokowi, agar memberikan kebebasan kepada partai politik dalam menyuarakan aspirasinya.

“Kalau emang betul-betul cinta demokrasi, betul-betul ingin selamat negeri ini, bangun parpol yang kuat dengan cara memberikan kebebasan dan keleluasaan kepada pemegang hak kedaulatan rakyat,” katanya.

Justru menurutnya, pemerintah yang hebat manakala menteri-menterinya mampu mencegah adanya praktik intervensi dalam organisasi partai politik dan meminta agar bersikap demokratis.

“Kalau para menteri yang terlihat terkait hal itu turun gunung ke bawah, mencegah," tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya