Berita

anggota DPR RI dari Fraksi PKB, Abdul Kadir Karding/Net

Politik

Soal Surat Edaran TPNPB, Karding: Tidak Ada Toleransi Bagi Upaya Papua Merdeka

JUMAT, 29 NOVEMBER 2019 | 11:08 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kemunculan Surat Edaran yang disebarkan pihak Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) langsung mendapat respons keras. Terlebih Surat Edaran itu menyampaikan rencana Papua Serikat menuju Perang Dunia Ketiga.

Surat bernomor 002-MB/PSP/XI/2019 yang ditandatangani oleh Letcool Demianus Demetouw juga menyerukan masyarakat Papua turun ke jalan membawa bendera Bintang Kejora sebagai bentuk pembebasan Papua Barat pada 1 Desember 2019 mendatang.

Menanggapi Surat Edaran tersebut, anggota DPR RI dari Fraksi PKB, Abdul Kadir Karding menegaskan Indonesia tidak akan pernah menghendaki Papua Barat merdeka.


“Prinsipnya tidak ada toleransi bagi upaya atau pergerakan menuju berdirinya satu kelompok, termasuk Papua Merdeka,” kata Karding kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (29/11).

Guna mengantisipasi adanya gelombang massa pada 1 Desember di Papua, Karding meminta aparat keamanan dari TNI dan Polri untuk siap siaga.

Menurutnya, 1 Desember nanti merupakan momentum untuk menyerukan gelombang massa di Papua dan Papua Barat agar pemerintah Indonesia mau mengeluarkan referendum.

“Karena, kita ketahui bahwa 1 Desember itu memang momentum yang mereka tunggu untuk melancarkan aksi-aksi agar gaung mereka menyebar secara luas, termasuk ke dunia internasional,” tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya