Berita

Ketua Sekolah politik Prai Gokkar, Yahya Zaini/RMOL

Politik

Di Sekolah Politik Golkar, Pancasila Jadi Materi Utama Sebagai Pedoman Pembangunan

JUMAT, 29 NOVEMBER 2019 | 03:09 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pendidikan Politik 2019 Partai Golkar menekankan bahwa Pancasila sudah semestinya dijadikan arah dan panduan dalam mencapai tujuan pembangunan, yakni masyarakat adil dan makmur.

“Pendidikan politik kali ini kita susun dengan tema berkaitan dengan pembangunan dan Pancasila supaya pembangunan yang kita rencanakan dan laksanakan tetap berpegang teguh terhadap nilai-nilai Pancasila,” ujar Ketua Penyelenggara Kegiatan Pendidikan Politik Partai Golkar 2019, Yahya Zaini di Hotel Merlynn Park, Gambir, Jakarta, Kamis (28/11).

Menurutnya, nilai-nilai Pancasila tidak boleh luntur di tengah goncangan zaman dan perkembangan iptek. Pancasila yang menjadi ruh pembangunan dapat di potret dari bentuk kebijakan publik yang diambil oleh pemerintah.


"Melalui pendidikan politik yang bertemakan nilai-nilai Pancasila dalam pembangunan ini, diharapkan pembangunan dapat selaras dengan cita-cita Pancasila. Kita mesti menjaga pembangunan yang sesuai dengan nilai Pancasila,” jelasnya.

Dalam kegiatan pendidikan politik ini, Yahya menjelaskan bahwa pancasila harus dikuatkan lagi pemahaman ke seluruh masyarakat.

Menurutnya, jangan sampai nilai-nilai Pancasila yang menjadi akar dan tujuan utama pembangunan luntur dan hilang.

“Penekanan mengenai nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sangat penting mengingat rongrongan terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara terus terjadi. Maraknya hoax dan politik identitas sungguh tidak mencerminkan nilai-nilai Pancasila,” katanya.

Oleh karena itu, kata Yahya, sebagai partai tengah yang selalu menjadi benteng Pancasila, Partai Golkar terus berupaya mendorong agar nilai-nilai Pancasila aktual, dapat dipahami dan dapat dilaksanakan dalam berbagai kehidupan masyarakat.

“Jangan sampai pula, kita kehilangan pegangan dalam melakukan pengambilan kebijakan. Misalnya soal investasi, Indonesia tentu sangat butuh. Tetapi Partai Golkar ingin agar investasi yang hadir di Indonesia benar-benar menyentuh sektor riil, dapat mengurangi kemiskinan dan pengangguran,” pungkasnya.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya